
Jaringan internet satelit orbit rendah atau LEO satellite internet merupakan sebuah sistem koneksi internet yang memanfaatkan satelit di orbit bumi pada ketinggian yang rendah. Satelit ini bisa mengirim dan menerima sinyal dengan kecepatan yang tinggi dan latensi yang rendah. Cara kerja satelit ini lebih sederhana dibandingkan satelit konvensional. Untuk mengetahui bagaimana cara kerja satelit ini sebaiknya lihat ulasan singkat berikut.
Cara Kerja Jaringan LEO

Untuk bisa memahami bagaimana satelit ini dalam bekerja maka perlu menelusuri proses transmisi data sampai ke internet global. Berikut ini adalah penjelasan singkat mengenai langkah-langkah tentang cara kerja dari satelit ini.
Pengiriman Data
Semua proses diawali dari perangkat milik pengguna, seperti router dan modem yang sudah dilengkapi antena khusus. Semua perangkat tersebut akan mengirim sinyal data ke antena parabola yang sudah diarahkan ke satelit orbit rendah yang lokasinya terdekat. Sinyal ini biasanya berisi permintaan konten atau data yang ingin pengguna akses.
Pengiriman Sinyal ke Satelit
Setelah sinyal dikirim dari perangkat pengguna dan diterima antena, selanjutnya sinyal ini akan dikirim ke satelit yang ada di orbit rendah. Biasanya satelit yang menerima sinyal ini berada pada jarak 500 sampai 2000 km dari permukaan bumi.
Satelit mempunyai tugas sebagai stasiun pengantar di udara yang mengantarkan data yang dikirim pengguna ke jaringan utama. Proses ini tidak membutuhkan waktu yang lama karena satelit lokasinya dekat sekali dengan bumi.
Baca juga : Peran Amazon Leo Internet Satelit untuk Daerah Terpencil
Pengiriman Data ke Ground Station
Satelit akan meneruskan sinyal yang diterima ke ground station. Ground station adalah fasilitas yang dilengkapi perangkat pengolahan data dan antena besar yang terhubung dengan jaringan internet utama. Saat proses ini berlangsung, data dari satelit akan diubah lalu diarahkan ke jaringan internet global menggunakan backbone atau kabel fiber optik.
Proses ini juga berlangsung sangat cepat karena satelit LEO saling terhubung dan bisa berkomunikasi sehingga kalau ada satelit yang mengalami masalah, satelit lain bisa menggantikan tugasnya untuk mengirimkan data jadi dalam proses ini tidak pernah mengalami gangguan yang dapat menggagalkan pengiriman data.
Pengelolaan Data
Setelah data sudah dikirimkan ke ground station dan masuk ke dalam jaringan, selanjutnya data ini akan langsung diproses sesuai kebutuhan pengguna. Contohnya, kalau pengguna ingin membuka website nantinya data yang berasal dari server website dikirim kembali ke ground station melalui satelit. Perangkat yang digunakan oleh pengguna akan menampilkan informasi atau konten di layar.
Keunggulan Jaringan Internet Satelit Orbit Rendah
Jaringan internet ini mempunyai banyak unggulan sehingga tidak heran kalau banyak yang memilih menggunakan jaringan ini dibandingkan jaringan internet satelit lainnya. Berikut ini beberapa contoh keunggulan yang dimiliki jaringan ini.
Latensi Rendah
Satelit LEO terkenal dengan latensinya yang sangat rendah. Satelit ini bisa mempunyai potensi yang rendah dikarenakan posisinya tidak terlalu jauh dari bumi jadi sinyal tidak harus menempuh jarak jauh sehingga waktu tunda yang dihasilkan hanya 20 sampai 40 milidetik saja.
Hal ini jauh lebih baik jika dibandingkan satelit orbit geostasioner yang latensinya sekitar 600 milidetik. Dengan latensi yang rendah, satelit ini cocok sekali untuk mengakses aplikasi yang memerlukan respon cepat seperti gaming online, layanan gold dan video conference.
Baca juga : Teknologi Masa Depan Internet Global Berbasis Satelit
Mempunyai Kecepatan Internet yang Tinggi
Satelit ini juga mempunyai kecepatan yang cukup tinggi. Rata-rata kecepatan internet yang disediakan satelit ini mencapai ratusan mbps bahkan ada yang mencapai gigabyte per detik tergantung dari teknologi dan kapasitas konstelasi satelit yang digunakan.
Pengguna bisa memanfaatkan internet yang cepat ini untuk mengunduh file besar, streaming video kualitas tinggi dan bermain game online tanpa mengalami gangguan.
Memiliki Cakupan yang Luas
Satelit LEO terdiri dari ribuan satelit yang bisa mencakup wilayah cukup luas, mulai dari daerah pegunungan sampai dengan daerah terpencil yang sulit dijangkau infrastruktur.
Satelit ini bisa menyediakan internet di seluruh dunia, termasuk wilayah-wilayah yang tidak bisa dimasuki layanan internet konvensional. Keberadaan satelit ini akan mengurangi kesenjangan digital serta memberikan akses internet yang merata di seluruh dunia.
Mudah Digunakan
Satelit LEO sangat mudah digunakan berbeda dengan internet konvensional yang membutuhkan infrastruktur kabel fisik yang pemasangannya membutuhkan tenaga ahli dan biaya besar.
Untuk bisa memakai layanan internet satelit ini, pengguna cukup memasang perangkat antena satelit dan modem saja. Kemudahan ini akan mempercepat distribusi layanan internet ke daerah-daerah yang membutuhkan dengan biaya yang murah.
Mendukung Layanan Berbasis Cloud
Satelit LEO cocok sekali digunakan untuk mendukung layanan cloud. Latensi rendah dan kecepatan yang tinggi memungkinkan layanan berbasis cloud bisa digunakan dengan lancar di mana saja dan kapan saja. Selain itu, satelit ini juga cocok sekali digunakan di perangkat yang bergerak, seperti kapal, pesawat dan kendaraan.






